Mengapa Slackware?
Jum`at, 23 Nopember 2007 | Oleh ilyaZ |
Slackware Linux..
Ini saya bikin setelah mendapat komentar dari Xeo, mengapa SlackWare? Dari sekian banyak distro linux yang ada dan sudah pernah saya gunakan (CentOS, DSL, Ubuntu, Slackware, slax dll), SlackWare tetap menjadi pilihan saya.
Sebenarnya untuk urusan distro hanya faktor kebiasaan dan selera para penggunanya saja, toh urusan driver sudah “diurus” oleh kernel, jika ada yang kurang pas juga bisa di kompile ulang sendiri sesuai dengan keiginan kita atau mau diupgrade juga bukan masalah. Dan masalah aplikasi yang tersedia atau tidak kita juga bisa menambahi atau mengurangi sesuai dengan kebutuhan. Nah, sekarang apa perbedaanya? Perbedaan hanya terletak pada pemaketan, struktur direktori dan yang pasti skrip-skripnya (baik instalasi maupun tool-tool lainnya).
Kembali ke pertanyaan Mengapa SlackWare?
1. SlackWare cukup sederhana
Slackware termasuk jenis distro yang cukup sederhana, bahkan untuk instalasi (skrip, kernel, aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan) hanya memakan space 6Mb (bukan termasuk paket instalasi). Instalasi slackaware hanya menggunakan dialog, bayangkan jika dibanding dengan kenyamanan instalasi anaconda ala RedHat ya jelas bukan apa-apanya. Tetapi ada yang menarik di dalam kesederhanaanya, membuat kita berfikir lebih.
2. Pengalaman yang didapat
Seperti yang sudah saya kemukakan tentang kesederhanaan maka akan membuat kita lebih berfikir dan pengalaman yang didapat setelah menggunakan slackware cukup besar pengaruhnya pada pengetahuan si penggunanya, karena memang sederhana. Bahkan untuk masuk langsun ke Xwindows saja kita harus memodif file yang ada (ada banyak cara jadi nggak perlu dijelaskan).
3. Skrip yang digunakan
Skrip yang digunakan di slackware lebih sederhana dan relatif lebih mudah dipahami. Cukup mengerti dasar shell skrip saja sudah cukup memahami sistem instalasi dan pemaketannya. Untuk itu slackware juga relatif lebih mudah (susah-susah mudah juga sih) untuk diturunkan.
Ini hanya pendapat saya sebagai slack user. Intinya memang lebih menantang menggunakan SlackWare!

Subscribe via email
Permalink

