Pakaian untuk Shalat
Jum`at, 16 Nopember 2007 | Oleh ilyaZ |
Pernah pada suatu waktu ketika saya hendak melaksanakan kewajiban shalat isya’, saya merasa sangat malas karena sudah tengah malam, sudah sangat ngantuk ditambah saya masi memakai kaos dan celana pendek, rasanya malas harus ganti/pake sarung. Lalu saya berfikir, apa enaknya saya pake celana/sarung asal-asalan saja, toh kan yang penting aurat sudah tertutup.
Lalu mengapa saya kalau pergi keluar rumah harus repot-repot memakai pakaian yang rapi, walau nggak harus disetrika tapi kan malu jika celana belum dikancingkan. Kenapa? Malu? Terus ketika saya harus bertemu dengan atasan atau pejabat setempat, apalagi sampai presiden, saya semakin ingin berpenampilan rapi, tapi.. Shalat yang saya harus menghadap-Nya tetapi saya malah malas dan tidak punya rasa malu kepada-Nya. Astaghfirullah.. Seharusnya saya menggunakan pakaian yang terbaik yang saya miliki, walaupun itu masih kurang.
Subscribe via email
Permalink

