Safe Format Hardisk
Senin, 26 Nopember 2007 | Oleh ilyaZ |
Format hardisk banyak macam dan caranya, ada yang hanya menghapus isi-isi dari hardisk, ada yang menghilangkan partisian dari hardisk, ada juga yang mengganti format dari partisian hardisk. Di dalam linux ada istilah mke2fs (untuk menformat partisi menjadi ext2 atau ext3), mkreiserfs (untuk membuat partisian reseifers) dan mkswap (untuk membuat partisian swap). Rasanya kita semua sudah mengetahui dan pernah menggunakan fasilitas ini.
Sekarang bagaimana kita mengamankan data yang kita hapus tidak dapat dikembalikan lagi, misalnya kita punya data-data penting yang akan kita hapus dan tidak perlu ada yang tau dan hardisk tersebut akan kita jual atau apalah, yang penting pengamanan data jangan sampai dapat dikembalikan. Ada cara di Linux dimana kita mengisi seluruh hardisk dengan 0 (zero-fill). Untuk lebih jelas tentang zero-fill coba baca disini. Untuk pengisian kita memanfaatkan fasilitas “dd” yang sudah terdapat pada setiap linux (build-in kernel). Coba kita lihat contohnya:
dd if=/dev/zero of=/dev/hda
Maksudnya adalah kita mengisi secara penuh /dev/hda dengan /dev/zero. /dev/hda dapat diubah sesuai drive yang anda inginkan untuk dihapus semua data-datanya, dan mengembalikan ke sektor 0. Cara ini lumayan ampuh untuk mengamankan data, tetapi ada software untuk pengembalian data (data recovery) yang masih mampu untuk mengembalikan data walau sudah diisi oleh zero-fill tersebut. Lalu bagaimana solusinya? Kita dapat menggunakan /dev/random untuk mengacak isi hardisk sehingga dapat menyusahkan software data recovery tersebut.
dd if=/dev/random of=/dev/hda
atau
dd if=/dev/urandom of=/dev/hda
Tidak seperti /dev/zero, /dev/random atau /dev/urandom akam mengisikan dengan bits yang acak, dimana kernel sendiri yang akan mengacaknya. Cara ini cukup ampuh, kalaupun masih ragu kita coba ulang langkah ini beberapa kali, atau dengan cara :
for n in `seq 5`; do dd if=/dev/random of=/dev/hda; done
Perintah dd if=/dev/random of=/dev/hda akan diulang sebanyak 5 kali (`seq 5`). Jadi lebih meyakinkan, tapi perlu diingat bahwa ini akan memakan waktu lama, apalagi jika kapasitas hardisk anda besar. Ada cara lain yang lebih efektif, yaitu dengan shred yang sudah terdapat pada paket instalasi standard SlackWare 12. Untuk lebih jelasnya coba
man shred
Jika shred terdapat pada linux anda maka disitu akan ada keterangan:
“Overwrite the specified FILE(s) repeatedly, in order to make it harder for even very expensive hardware probing to recover the data.”
contoh penggunaanya adalah:
shred -z /dev/hda
Yang jelas lebih mudah mengamankan data yang sudah dihapus daripada mengamankan data yang belum dihapus (hehe..). Demikian sekilas info ini, semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan.
Kata kunci: format, hardisk, kernel, Linux, partisi, Tutorial
Subscribe via email
Permalink


2 Respon pada : “Safe Format Hardisk”
Oleh xeozus pada tanggal Nov 27, 2007 | Balas
Wah, semakin hebat saja pengetahuan bang Ilyaz ini..
Oleh ilyaZ pada tanggal Nov 27, 2007 | Balas
@xeozus,
Pengetahuan opo..? mek ngunu tok..ya sedikit2..sekalian nyoba wp_syntax nya, php, bash lancar..mirc sek eror.. saaken dwi kate sinau ngenteni tutorialku.. heheheh…